KESETIAN...
setiap orang memiliki kadar kesetian yang berbeda, ada yang dinamis namun banyak juga yang bersifat statis. kesimpulannya adalah ada orang yang menetapkan kesetian sebagai harga mati dari langgeng atau tidaknya sebuah hubungan namun ada juga mereka yang tetap berlapang dada, membuka pintu ma'af untuk pasangan yang telah menghianati mereka kalau hanya sekali dua kali mungkin masih bisa dinalar lalu bagaimana jika pasanganmu melakukannya berkali-kali?
masih bisakah kau mema'afkannya?
masih adakah cinta yang tersisa dalam hatimu?
mungkin kebanyakan menjawab tidak, namun kali ini saya berkisah tentang cinta seorang wanita,
cintanya yang tulus namun hampir selalu menerima yang sebaliknya sang pasangan.
ini kisahnya
usia pernikahan wanita itu hampir 40 tahun dan selama kurang waktu tersebut hampir tiap bulan ia mengetahui perselingkuhan suaminya,
di awal2 pernikahan ia mencoba untuk sabar, berusaha mencari cela dan kekurangan yang mungkin membuat suaminya seperti itu namun sampai hari inipun ia masih tidak mengerti.
ia telah berusaha untuk memenuhi segala kebutuhan suaminya, mulai dari bangun pagi, menyiapkan kopi dan sarapan, menemaninya di meja makan, menyempatkan diri membenahi baju dan sepatu yang akan dipakai imam nya keluar rumah walau selama ini ialah yang bertugas dan bertanggung jawab memenuhi segala kebutuhan rumah tangga, tidak cukup sampai disana suaminya pun sering mengambil uangnya. pada akhirnya ia akan kebingungan darimana ia harus mencari uang lagi untuk memenuhi kebutuhan mereka, namun ia tetap berusaha hormat pada suaminya meski ia tahu uang itu hanya berakhir pada 3hal: judi, minuman keras dan wanita.
judi dan minuman keras masih bisa ia ma'afkan namun bagaimana dengan wanita yang datang dan pergi dalam kehidupan suaminya?
suatu hari ia memergoki suami nya tengah melakukan hubungan suami istri, di rumah mereka, diranjang nya...hari itu ia pulang cepat dari tempatnya bekerja hatinya sakit dan pedih, mungkin ini bukan yang pertama kalinya namun baru kali itu ia melihat langsung dengan mata kepalanya sendiri bagaimana sang suami mencumbu selingkuhannya, pertengkaranpun terjadi namun bukannya meminta ma'af sang suami malah memukulinya hingga babak belur karena tidak kuat ia pergi mengadu ke keluarga sang suami berharap mendapatkan tempat perlindungan namun apalah daya bukannya membela sang menantu yang sudah jelas-jelas teraniaya, keluarga sang suami justru menyeretnya pulang kembali ke rumahnya dan disitu mereka memukuli nya secara berjama'ah...setelah ia tidak berdaya dan pingsan entah berapa lama merekapun meninggalkannya tanpa belas kasih sedikitpun.
setelah kejadian itu hubungannya dengan sang suami sempet rengang namun untuk yang kesekian kalinya sang suami memohon-mohon untuk tidak ditinggalkan, si suami mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan seperti biasa rasa sayang serta kasih itu begitu kuat tertancap hingga ia tidak tega melihat kondisi sang suami yang demikian.
merekapun berbaikan,namun setelah lewat hitungan bulan suami kembali ke sifat aslinya, judi, mabuk-mabukan dan perselingkuhan yang tiada akhir.
ia akhirnya hanya membiarkan saja kelakuan sang suami meski anak-anaknya yang kini tumbuh dewasa lebih suka ia berpisah dengan sang suami namun ia bersikeras keras untuk tetap bertahan, berharap suatu saat ada keajaiban menghampiri suaminya, membuatnya berubah.
sampai saat ini sang suami masih tetap setia dengan 3 hobinya, judi, mabuk-mabukan dan selingkuh bahkan perselingkuhan itu sudah dilakukan terang-terangan dan cumbu rayu itupun tanpa sungkan di lakukan di tempat2 terbuka,
ini kisah nyata dari kesetian seorang istri,
ada yang menyebutnya wanita bodoh, dungu
ada yang kasihan
namun juga ada yang kagum padanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar