hubungan suami istri,
belajar dan terus belajar mungkin adalah kalimat yang paling bijak untuk memaknai ketika segala sesuatu yang kita lihat, kita rasakan dan kita hadapi tidak seindah bayangan kita tentang sebuah mahligai rumah tangga
"g juga ko, buktinya si anu hidup nya sangat bahagia semenjak menikah dengan si A"
atau
"ko suami/istri ku g seperti suami/istri si anu ya, yang baik, perhatian, kaya raya lagi"
atau
ahh, seringkali kalimat-kalimat semacam itu terlontar dari mulut kita dan mungkin tanpa sadar kita juga komplain kepada pasangan kita.
tapi tahukah anda, bahwa apa yg menurut kita baik belum tentu itu yang terbaik buat kita dan segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini pasti memiliki 2 sisi, positif-negatif; baik-buruk, bahagia-sedih, lapar-kenyang dan seterusnya. demikian halnya dalam kehidupan berumah tangga, tidak ada satupun pasangan di dunia ini yang tidak memiliki masalah, walaupun mereka kelihatan sangat harmonis, romantis dan kaya raya, semua pasti memiliki masalah nya masing-masing, tergantung bagaimana sudut pandang kita membingkai dan memahami permasalahan tersebut.
beragam cara yang dilakukan untuk menafsirkan tentang masalah itu, ada yang melihatnya sebagai cobaan/ujian, ada yang menilai masalah yang muncul akibat kesalahannya, namun tidak sedikit yang menyalahkan orang lain bahkan menyalahkan Tuhan jika ia tertimpah suatu masalah ataw musibah (nauzubillah himinjalik)
lalu anda golongan yang mana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar